foto
Dua Wartawan Tempo Terima Penghargaan Uni Eropa

Dalam rangka merayakan Hari Pers Nasional, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Guérend, Jumat (8/2) menyampaikan penghargaan kepada lima wartawan Indonesia yang karya jurnalistiknya dinilai telah berkontribusi kepada peningkatan kesadaran publik tentang nilai-nilai hak asasi manusia yang bersifat universal dan inklusi sosial, seperti non-diskriminasi, kesetaraan gender, toleransi dan keberagaman. Dua di antara pemenang penghargaan tersebut adalah wartawan Tempo Media Grup.

Kedua wartawan tersebut merupakan pemenang kompetisi “Penghargaan Uni Eropa untuk Wartawan (#eu4wartawan)” yang diselenggarakan di bulan Agustus 2018 dengan memanfaatkan momentum Asian Games, Asian Para Games dan Festival Bebas Batas. Mereka adalah Diko Oktara Achmad Yani dari Koran Tempo dengan artikel “Para Bintang yang Terus Berjuang” dan Suci Sekarwati dari Tempo.co dengan artikel “Kisah Perempuan Afganistan Perjuangkan Hak Kaum Difabel”

line
foto
Udin Award 2018 AJI

Aliansi Jurnalis Independen disingkat AJI Indonesia kembali memilih nominasi penerima Udin Award. Penghargaan ini diberikan AJI sebagai upaya untuk mendorong kebebasan pers dan kebebasan berekspresi di Indonesia.

Tempo Media dan Heyder Affan dari BBC Indonesia, terpilih menjadi pemenang Udin Award 2018. Tempo Media, menerima serangan persekusi oleh kelompok Front Pembela Islam atau FPI setelah menurunkan karikatur yang dianggap melecehkan pimpinan FPI Rizieq Shihab.

 

Jauh sebelum persekusi FPI, Tempo hampir selalu menghadapi serangan serta gugatan namun tak sedikit pun menyurutkan daya kritisnya untuk terus menyajikan berita bagi publik.

Tempo dalam setahun terakhir, juga aktif terlibat dalam kolaborasi International Concorsium Investigative Journalists (ICIJ) membongkar persoalan pajak orang-orang penting di negara ini.

line
foto
Indonesia Print Media Award 2019

Tempo berhasil menyabet tiga penghargaan dalam ajang Indonesia Print Media Award yang diadakan Serikat Perusahaan Pers. Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian acara Kongres SPS 2019 di Surabaya pada Kamis, 7 Februari 2019.

Majalah Tempo, majalah Tempo English, dan Koran Tempo masing-masing mendapat satu piala. Majalah Tempo meraih Gold Winner untuk cover edisi 23-29 April 2018, sementara majalah Tempo English menyabet Gold Winner untuk cover edisi 23-29 April 2018. Adapun Koran Tempo dianugerahi Silver Winner untuk halaman depan edisi 17 Oktober 2018.

line
foto
The Gwangju Prize for Human Rights Special Award 2013

Majalah Tempo menerima the Gwangju Prize for Human Rights Special Award 2013 yang berlangsung di di Gedung Yayasan Peringatan 18 Mei, Gwangju-268 kilomenter dari Seoul, ibukota Republik Korea Selatan. 

Bergerak di bidang penegakan HAM dan demokrasi, yayasan ini didirikan untuk mengenang ribuan korban kerusuhan berdarah pada 18-27 Mei 1980 di bawah diktator Korea Selatan, Chun Doo-hwan. Ketika itu, mahasiswa dan rakyat sipil Gwangju bergerak melawan kepungan tentara yang “memagari” kota mereka. Peristiwa tersebut—dengan perkiraan jumlah korban mati hingga 2.000 orang—kemudian dikenang dengan nama Gerakan Demokratisasi Gwangju.

line
foto
WAN-IFRA 2013

World Association of Newspapers and News Publishers (WAN-IFRA) memberikan penghargaan sampul majalah terbaik se-Asia kepada Majalah Tempo dalam Asian Media Awards 2013 yang diumumkan di Bangalore, India. Penghargaan itu diberikanuntuk dua sampul Majalah Tempo edisi laporan utama Sengkarut Jembatan Selat Sunda dan Investigasi Sindikat Manusia Perahu.

line