A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start() [function.session-start]: open(/var/lib/php/session/sess_aebkv6nhufqbblfphnkorhb3r3, O_RDWR) failed: Permission denied (13)

Filename: libraries/N_session.php

Line Number: 33

Korporat Tempo
Goenawan Mohamad Komisaris Utama

Goenawan Mohamad dan kawan-kawan mendirikan Majalah Tempo pada 1971 dan menjadi Pemimpin Redaksi (Pimred) - nya. Wartawan dan budayawan kelahiran Batang, Jawa Tengah, tahun 1941, ini menjabat Pimred hingga dua tahun sebelum Tempo dibredel pada 1994. Ketika Tempo terbit kembali pada 1998, Goenawan hanya bersedia ‘mengawal’ Tempo - sebagai orang pertama di majalah berita tersebut, selama setahun saja. Selanjutnya, tampuk kepemimpinan diserahkan ke Bambang Harymurti.

Sejak 1989, wartawan dan budayawan ini -- ia menerima Hamengku Buwono IX Award dari Universitas Gajah Mada tahun 2011 -- menjadi Komisaris Utama PT Tempo Inti Media Tbk sampai sekarang. Ia mewakili PT. Grafiti Pers.

 Kini jabatannya di Majalah Tempo adalah redaktur  senior dan setiap pekan peraih hadiah sastra Profesor Teeuw Award (1992), itu rutin menulis Catatan Pinggir. Goenawan sekarang merawat Komunitas Salihara, sebuah wadah berkesenian yang ada di kawasan Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Sejumlah buku bertema sosial budaya serta puisi sudah lahir dari tangan Goenawan Mohamad.



line
Leonardi Kusen Komisaris Independen

Leonardi Kusen bukan pribadi yang asing di lingkungan Tempo. Sebelum menjadi Komisaris  pada 2009, ia pernah duduk sebagai Direktur Utama PT Tempo Inti Media Tbk (1998–2007) sekaligus Komisaris Utama PT Temprint pada periode yang sama. Di tahun 2007, ia memasuki masa pensiun dan menggeluti bisnis pribadinya, sebuah perusahaan penyedia jasa internet.

Karenanya  Pak Leo –begitu ia biasa disapa – yang lahir tahun 1950 di Magelang, Jawa Tengah,  ini kenal seluk beluk Tempo. Ia berpandangan Tempo termasuk media yang menjaga independensinya di tengah perebutan media oleh konglomerasi dengan berbagai kepentingan. Sarjana teknik Universitas Gadjah Mada yang meraih gelar master of business administration di Syracuse University, New York, Amerika Serikat, ini sebelumnya membina karier di lingkungan PT Pembangunan Jaya. Ia sudah menapaki berbagai jabatan di lingkungan perusahaan besar tersebut sebelum bergabung ke PT. Tempo Inti Media Tbk. 



line
Yohannes Henky Wijaya Komisaris..

Sejak tahun 2012, Yohannes Henky Wijaya duduk dalam jajaran Dewan Komisaris. Biasa dipanggil Pak Henky, pria yang dilahirkan di Bekasi, Jawa Barat, pada1956, ini mengaku senang bergabung dengan Tempo Media Group.   Majalah Tempo, menurut Henky adalah salah satu media yang mengawal demokrasi di Indonesia. Ketika media online menjadi kebutuhan masyarakat modern, menurut Henky Tempo telah mempersiapkan dirinnya. Karena itu, lulusan pascasarjana Sekolah Tinggi Manajemen PPM, ini Tempo Media  dapat menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Henky, yang menjadi komisaris mewakili Yayasan Jaya Raya.

Selain berkarir di PT. TIM Tbk, Henky, alumni Institut Teknologi Bandung, sudah membangun karir di grup Jaya Raya. Antara lain, sebagai Vice Director of PT. Jaya Real Property, Vice President Director of PT. Jaya Real Property dan kini sebagai salah satu Direktur di PT. Pembangunan Jaya.



line
Agus Lukita Komisaris

Agus Lukita lahir tahun 1967 di Bandung. Bersekolah di Kota Bogor sejak  SD sampai menamatkan S1 di jurusan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor di Tahun 1991. Sambil berkuliah di IPB, Agus juga mengambil kuliah di Universitas Terbuka Jurusan Ekonomi dan Manajemen.  Kemudian dari tahun 1992 hingga 1995 Agus mengambil gelar master di Georgia State University, Atlanta untuk dua jurusan yang berbeda sekaligus. 

Agus Lukita mengawali karir di Astra Credit Company tahun 1991, kemudian di tahun 1998 dia pindah ke Jaya Trade sampai akhirnya menjadi direktur sejak 2004 hingga sekarang. 



line
Bambang Harymurti Komisaris

Bambang Harymurti, atau BHM, begitu dia biasa disapa, menjabat sebagai Komisaris sejak 2017. 

Pria kelahiran Jakarta 1956, ini mulanya magang di Majalah Tempo, tepatnya di Biro Bandung. Setelah menyelesaikan kuliah di Institut Teknologi Bandung pada 1984, Bambang sepenuhnya menekuni profesi sebagai jurnalis Tempo di Jakarta. Ketika mendapat peluang mengikuti program magang di Majalah Time, dalam program Friendly Free Press Fellows, ia tak menyia-nyiakan kesempatan itu. Kembali dari Washington pada 1987, Bambang mendapat tugas memimpin Biro Majalah Tempo di Bandung.

Selanjutnya, dia menduduki jabatan Kepala Biro Jakarta (1987-1989), kemudian Kepala Biro Amerika Serikat di Washington hingga Tempo dibredel pada 21 Juni 1994. Selama di Amerika, Bambang sempat melanjutkan pendidikan di J.F. Kennedy School of Government, Harvard UniversityAmerika Serikat, dan meraih gelar master pada 1991. Ketika Tempo terbit kembali pada 1998, Bambang mengisi jabatan Wakil Pemimpin Redaksi. Ia memang disiapkan menggantikan Pemimpin Redaksi yang dijabat Goenawan Mohamad. Penggantian itu terjadi setahun kemudian. Pada tahun 2001, ketika Koran Tempo lahir, Bambang juga merangkap jabatan sebagai Pemimpin Redaksi Koran Tempo. pria yang mempunyai hobby traveling ini sempat  mengabdikan dirinya di Dewan Pers selama dua priode yang berakhir di tahun 2013.



line

Warning: include(application/errors/error_php.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory in /web/dev/corporate/system/core/Exceptions.php on line 182

Warning: include() [function.include]: Failed opening 'application/errors/error_php.php' for inclusion (include_path='.:/usr/share/pear:/usr/share/php') in /web/dev/corporate/system/core/Exceptions.php on line 182

Warning: include(application/errors/error_php.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory in /web/dev/corporate/system/core/Exceptions.php on line 182

Warning: include() [function.include]: Failed opening 'application/errors/error_php.php' for inclusion (include_path='.:/usr/share/pear:/usr/share/php') in /web/dev/corporate/system/core/Exceptions.php on line 182